Pelajaran berharga dari buku “The Richest Man in Babylon”

Hi, e-readers! how are you doing in the beginning of 2020? Semoga dalam kondisi yang sedang semangat membara ya. I congratulate a happy new years to all of you guys! (telat banget haha…)

As per my promised to re-tell about book review, in this opportunity i will write down lessons learnt from the book of The Richest Man in Babylon. Check this out!

Mohon maaf telat yaaa :DD

Well, inilah yang dapat kita ambil pelajaran dari buku karya George S Clason:

1. Pay yourself first

Maksudnya adalah ketika kita mendapatkan penghasilan, bayarlah atas kerja keras kita terlebih dahulu. Eiitss, maksudnya bukan membeli barang konsumtif ya, misalnya ketika baru terima bonus langsung beli handphone terbaru, atau jalan-jalan ke Eropa, melainkan “membayar” untuk masa depan kita seperti membeli SBR (Savings Bond Ritel), top up reksadana, atau menambah jumlah lot saham kita.

2. Let money works for you

Salah satu kecerdasan finansial adalah membiarkan uang bekerja untuk kita. Artinya, meskipun kita tidur uang terus menghasilkan uang yang lainnya. Di dalam buku ini uang dianalogikan sebagai emas. Banyak cara untuk membiarkan uang kita bekerja, seperti menyewakan property yang kita miliki di airbnb, atau marketplace lainnya, simpanan di deposito, royalty dari karya seni, pendapatan dari channel youtube atau iklan pada blog. Bisa juga dari dividen saham yang kita pegang sepanjang tahun, kalau di IDX bisa lihat pada 20 high dividend.

baca juga: 5 Hukum tentang emas dalam buku The Richest Man in Babylon

3. Invest in yourself

Ternyata setelah diukur return investasi paling tinggi bukanlah saham atau pun reksadana, ia adalah ilmu, mindset dan pikiran kamu. So, jangan lupa untuk membuat anggaran dan sisihkan dari penghasilan kamu untuk pengembangan diri, Ikutlah seminar, workshop, beli buku, dan nongkrong dengan orang-orang yang lebih pintar dan cerdas dari kamu. Belajarlah keahlian baru yang mendukung kamu untukΒ  mencapai goals yang kamu tetapkan.

4. Hidup dibawah kemampuan kamu

Pelajaran nomor empat ini maksudnya berapapun penghasilan kamu, hiduplah di bawah itu. Analoginya tiang harus lebih besar daripada pasak sehingga kamu dapat terus bertumbuh.

5. Miliki property

Tidak mengherankan bahwa orang-orang tajir melintir di dunia memiliki property dalam portofolio asetnya. Dengan memiliki property, kamu bisa menyewakannya dan mendapat passive income atau recurring income. Beberapa alasan kenapa kamu harus memiliki property:

  • harganya relatif lebih stabil dibandingkan saham yang fluktuatif
  • harga propery yang cenderung akan naik setiap tahun
  • prospek yang bagus karena pertumbuhan penduduk

 

I think that’s what I can share to you about the core of the book. Semoga kita dapat me-visualisasi-kan goals dan mimpi-mimpi kita dengan cara-cara yang diajarkan pada buku ini. Next, untuk bulan Februari gue akan share tentang buku “Think and Grow Rich”. Semoga target 1 buku dalam 2 minggu bisa terealisasi :DD

Sampai jumpa pada tulisan berikutnya!

 

follow me on instagram: https://www.instagram.com/bangbingsar/

 

 

5 Hukum tentang Emas dari Buku “The Richest Man in Babylon”

Hi e-readers! Welcome back to my blog!

Pada kesempatan ini gue akan membagikan tentang 5 hukum tentang emas pada buku The Richest Man in Babylon. Untuk book review-nya ditunggu aja ya 😁😁

5 hukum tentang emas:

  1. Dengan senang hati dan dalam jumlah yang semakin besar, emas akan mendatangi siapa pun yang mau menyisihkan tidak kurang dari sepersepuluh penghasilannya untuk menciptakan harta benda bagi masa depannya maupun keluarganya.
  2. Dengan rajin dan riang gembira, emas bekerja bagi pemiliknya yang bijaksana, yang menemukan bagi emas itu pekerjaan yang menguntungkan sehingga ia beranak-pinak seperti kawanan ternak di padang.
  3. Emas dalam lindungan pemiliknya yang bijak, yang menginvestasikannya berdasarkan nasihat orang-orang yang terbukti ahli dalam pengelolaannya.
  4. Emas akan lari dari orang yang menginvestasikannya dalam usaha atau tujuan yang tidak diketahui dengan baik, atau tidak dianjurkan oleh orang-orang yang ahli dalam pengelolaanya.
  5. Emas akan lari dari orang yang memaksanya untuk memberi penghasilan yang mustahil, atau yang mengikti bujukan mulut manis para penipu maupun pemimpi di siang bolong, atau  yang tidak berpengalaman dan  muluk-muluk dalam berinvestasi.

 

Di dalam buku tersebut, emas diumpamakan sebagai harta benda, aset, atau penghasilan kita. Semoga post singkat ini dapat memberikan insight baru bagi kita dalam mengelola keuangan, terima kasih!

Sekian dulu dan sampai jumpa pada tulisan berikutnya!

New topic about “Book review”.

Hi e-readers, how are you doing? I hope you are doing a great day because it’s loooongg year end holiday! πŸ™ŒπŸ»

On this opportunity I would like to inform that I will have another topic in this blog. It is a “book review” πŸ˜„

In some research, Indonesia has a “runner up” ranks for reading interest, hooray πŸ˜πŸ‘πŸ» but from the bottom 😭 We are only above Botswana. Have you ever been to Botswana by the way? 😁✈️

Back to the topic, so I want to take a small action to make our interest in reading book changing, in particular for myself. I have a couple books I had read, but forget some its’ value and knowledge. But I will re-read those books and share with you in a simple way. Now I have been reading “the richest man from babylon” for a week. And I have “think and grow rich” book as well and another books. Soon after I finish it, I will write it down here, so don’t forget to follow my blog and my social media πŸ˜—πŸ€™πŸ»

Any other book suggestion to read you can reach me through dm in instagram or my twitter. Thank you fellas and enjoy your day!

Adios! πŸ˜πŸ™πŸΌ

Check out my portfolio on Shutterstock! https://www.shutterstock.com/g/bangbingsar?rid=254629497&utm_medium=nativeapp&utm_source=ctrbreferral-link

You should become a Shutterstock Contributorβ€”it’s a great way to get money, experience, and more work for your portfolio. Sign up using my link! https://submit.shutterstock.com/?rid=254629497&utm_medium=nativeapp&utm_source=ctrbreferral-link

Waspada Saham Perusahaan “sakit”.

Hi e-readers, how are you?

Pada post kali ini gue akan share tentang perusahaan sakit yang tidak layak untuk dibeli sahamnya, terutama untuk value investor. Sebelum kita memutuskan untuk membeli dan berinvestasi saham pada suatu perusahaan, ada baiknya kita cek secara fundamental perusahaan tersebut memiliki prospek yang bagus atau sedang “sakit”. Check this out!

1. Pendapatan dan laba bersih menurun bahkan rugi

Penurunan pendapatan dan laba bersih tiap kuartal bahkan tiap tahun laporan selalu turun dan minus. Cashflow perusahaan bisa jadi tidak dapat menutup biaya produksi dari hasil penjualan.

2. Utang perusahaan tinggi

Perusahaan yang mempunyai utang tinggi menandakan bahwa pengelolaan keuangan yang kurang baik. Bisa jadi penurunan pendapatan namun biaya produksi meningkat sehingga cashflow perusahaan negatif. Perusahaan yang Debt to Equity Ratio lebih dari 100% biasanya dihindari oleh value investor. Namun ada juga investor yang berani berinvestasi pada perusahaan yang DER-nya diatas 100% dengan beberapa pertimbangan, contohnya kisah Lo Kheng Hong pada saham BUMI. πŸ˜„

3. Piutang yang besar

Perusahaan dengan piutang besar berarti setiap periode harus menyisihkan piutang tak tertagih dan ini menunjukkan bahwa pendapatan perusahaan cukup terganggu. Selain itu juga proyeksi laba tidak akan tercapai, apalagi memenangkan persaingan dengan kompetitor. Sebaiknya Perusahaan dengan piutang yang besar dihindari untuk value investing.

4. Restrukturisasi perusahaan besar-besaran

Biasanya dilakukan pada perusahaan yang sedang sekarat dan rugi yang berkelanjutan. Restrukturisasi bertujuan untuk memperbaiki secara menyelurug dan memaksimalkan kinerj perusahaan di masa mendatang. Contohnya restrukturisasi aset portofolio, menyusun ulang setiap aset, lini bisnis, unit usaha, dan anak perusahaan. Kemudian restrukturisasi keuangan, yaitu mengevaluasi kinerja keuangan dari laporan keuangan, yang terdiri dari balance sheet, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan ekuitas. Selamjutnya dapat diukur tingkat kesehatan perusahaan melalui rasio efisiensi, rasio efektivitas, rasio profitabilitas, tingkat likuiditas, tingkat perputaran aset, leverage ratio dan market ratio.

5. Core bisnis pindah haluan

Perusahaan yang berpindah core business-nya, misalnya dulu perusahaan fokus pada pertambangan batubara, semenjak harga batubara anjlok perusahaan pindah bisnisnya ke perhotelan dan properti.

6. Terjerat kasus hukum

Perusahaan yang terjerat kasus hukum umumnya akan dituntut atas sejumlah ganti rugi. Hal ini mengakibatkan kas perusahaan habis bahkan minus, bisa melakukan pinjaman atau bahkan menjual aset perusahaan. Selain brand image yang menjadi jelek, publik tentu menghindari untuk memiliki saham perusahaan yang terjerat kasus hukum. Oleh karena itu, value investor mesti hati-hati dalam menilai perusahaan yang terjerat kasus hukum sebelum berinvestasi.

Demikianlah beberapa pertimbangan dan analisa singkat sebelum membeli saham perusahaan. Semoga bermanfaat!

Adios! πŸ˜πŸ™πŸΌ

Check out my portfolio on Shutterstock! https://www.shutterstock.com/g/bangbingsar?rid=254629497&utm_medium=nativeapp&utm_source=ctrbreferral-link

You should become a Shutterstock Contributorβ€”it’s a great way to get money, experience, and more work for your portfolio. Sign up using my link! https://submit.shutterstock.com/?rid=254629497&utm_medium=nativeapp&utm_source=ctrbreferral-link

Transfer bank via aplikasi dana, gratis!

  • Zaman sekarang udah gampang banget untuk melakukan transaksi perbankan sendiri. Handphone kita bisa jadi ATM yang bisa dibawa kemana-mana. Anak-anak milenial cederung memilih hal yang praktis dan cepat. Naaah, jadi sebagai generasi milenial saya mau membagikan cara transfer gratis melalui apliksi dana πŸ˜„. Disclaimer, ini bukan promosi atau cari untung ya, hanya ingin sharing yang bermanfaat.
  • Berikut langkah-langkah untuk transfer ke bank via aplikasi dana:
    1. pastikan akun dana kamu sudah terverifikasi
      Klik “send” pada bagian atas
      Kemudian pilih “semd to bank account”
      Setelah itu input bank info, terdiri dari bank name, account number, dan your alias, and then press add new bank
      Selanjutnya tinggal pilih nominal yang akan kamu transfer. Sumber dana kamu juga bisa dipilih dari kartu yang kamu simpan di aplikasi
      Terakhir klik “send”

    Catatan, Dana memberikan 10 kali transfer bank gratis, selanjutnya dikenakan biaya transfer. Jumlah yang bisa kita transfer melalui dana terbilang cukup besar dibandingkan kompetitor lainnya. Ya lumayanlah kalo mau transfer ke bank gratis dan praktis πŸ˜„πŸ™ŒπŸ»

    Sekian dulu, sampai jumpa di tulisan berikutnya!

    Check out my portfolio on Shutterstock! https://www.shutterstock.com/g/bangbingsar?rid=254629497&utm_medium=nativeapp&utm_source=ctrbreferral-link

    You should become a Shutterstock Contributorβ€”it’s a great way to get money, experience, and more work for your portfolio. Sign up using my link! https://submit.shutterstock.com/?rid=254629497&utm_medium=nativeapp&utm_source=ctrbreferral-link

    Landing at Komodo Airport in Labuan Bajo (LBJ)

    Hello all, how are you doing?

    Jadi sekitar 2 minggu yang lalu saya diberi kesempatan untuk mengunjungi habitat salah satu binatang yang hidup sejak zaman prasejarah. Ya komodo! πŸ‘πŸ» nama airport-nya pun diberi nama binatang tersebut, luar biasa! Penerbangan ke Labuan Bajo dengan menumpang maskapai Garuda Indonesia Boeing 737800 dan direct flight dengan estimasi waktu tempuh 2 jam 30 menit. Ini adalah kali pertama saya menginjakkan kaki di tanah Nusa Tenggara Timur. Tak sabar rasanya ingin explore walaupun hanya dengan waktu yang cukup sebentar.

    Yuk intip video landing di Komodo airport silahkan klik link berikut:

    Kita memutuskan untuk mengunjungi must visit place di Labuan Bajo dalam satu hari/one day trip. Tujuan pertamanya adalah ke Pulau Padar, setelah itu transit ke pink beach dan makan siang di sana, kemudian menyapa komodo di Pulau Rinca. Dan akhirnya say hi dengan kalomg di Pulau Kalong sambil menikmati sunset. Berikut sepotong foto di Labuan Bajo

    Keep exploring! Until next time! πŸ€™πŸ»

    Transfer dari Ovo ke Dana Gratis! πŸ˜„

    Hello everyone, welcome back to my blog! Belakangan sangat banyak promo discount maupun cashback dari dompet digital yang ada di Indonesia seperti ovo, gopay, dana, cashbac. Misalnya ada promo dari dana, tetapi uang digital kita disimpan di ovo. Nah, kali ini saya akan memberikan langkah-langkah topup dana dari saldo ovo.

    1. Buka aplikasi ovo dan pilih menu transfer

    2. Bank tujuan pilih CIMB NIAGA

    3. Di kolom nomor rekening masukkan kode 8059 ditambah nomor handphone akun dana kalian. Misalnya 8059081234567890

    4. Masukkan nominal transfer yang kalian inginkan. Kalau di ovo minimal Rp10.000.

    5. Kemudian pilih transfer dan akun dana kalian berhasil ditambah 😁

    Selamat mencoba! πŸ€™πŸ»

     

    Baca juga: Transfer antar bank tanpa kena biaya!

    Tips singkat investasi di reksadana

    Hello all, apa kabar semuanya? Pada post kali ini izinkan saya untuk berbagi sedikit tips untuk anda yang ingin berinvestasi pada reksadana. Yap, sebelum saya memutuskan untuk berinvestasi di saham, saya pernah menggunakan reksadana sebagai salah satu portofolio investasi saya 😁

    Berikut tips untuk berinvestasi di reksadana:

    1. Pilih reksadana dengan dana kelolaan paling besar,

    2. Diversifikasi ke semua bentuk reksadana, yaitu reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, dan reksadana saham,

    3. Selalu sisihkan nominal yang tetap untuk masing-masing reksadana, contohnya 1 juta per bulan. Top up ke masing-masing produk 250.000,

    4. Lakukanlah evaluasi pertumbuhan investasi anda setiap 3 bulan. Jika tumbuhnya di atas rata-rata deposito berarti anda telah memilih produk yang baik, jika belum coba cari tau kenapa, apakah alasan makro ekonomi yang kurang baik atau faktor internal fund manager.

    5. Belajarlah secara perlahan mengenai instrumen investasi lainnya seperti obligasi, saham, emas, dan properti.

    Selamat berinvestasi!

    Analisa fundamental vs analisa teknikal

    Hello all, selamat datang kembali ke blog ini. Baiklah, melanjutkan post sebelumnya, saya akan menjelaskan tentang analisa yang kita lakukan sebelum membeli suatu saham. Ada 2 jenis analisa, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal. Secara garis besar, analisa fundamental merupakan senjata yang disukai oleh value investor, sedangkan analisa teknikal lebih disukai oleh trader maupun scalper. Namun, bagi seorang value investor analisa teknikal juga berguna untuk menentukan waktu yang tepat untuk masuk ke suatu saham.

    1. Analisa Fundamental

    Fundamental artinya mendasar atau hal pokok, maksudnya adalah sesuatu yang berkaitan dengan kinerja bisnis perusahaan. Ada dua cara untuk melakukan analisa fundamental, pertama adalah top down, kedua adalah bottom up.

    Firstly, untuk top down analysis yang pertama kita lihat adalah makro ekonomi, sektor industri, dan perusahaan. Sedangkan bottom up adalah kebalikannya. Asumsi makro ekonomi yang digunakan adalah Gross Domestic Product, inflasi, angka pengangguran, suku bunga acuan atau BI rate, neraca perdagangan dan anggaran pendapatan belanja negara. Hal ini dilakukan untuk melihat prospek perekonomian kedepan.

    Secondly, kita menganalisis sektor perusahaan berada, misalnya di sektor finance, tambang, perdagangan, perkebunan, property, basic industry, aneka industri, consumer goods, dan infrastructure.

    Thirdly, kita cek kesehatan perusahaan. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan analisa dari laporan keuangan perusahaan yang diterbitkan quarterly. Laporan Keuangan tersebut dapat kita download melalui website Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id)

    2. Analisa Teknikal

    Technical analysis (TA) merupakan salah satu metode analisa suatu saham atau produk keuangan dengan mengolah data historis harga dan volume transaksi. Hasil pengolahan data tersebut divisualisasikan dalam bentuk chart dan gambar untuk memprediksi trend dimasa mendatang.

    TA dapat digunakan untuk menentukan posisi entry suatu saham dan posisi jual atau target price maupun stop loss apabila harganya tidak sesuai dengan analisa. Untuk menggunakan TA, trader harus memiliki trading plan, yaitu kapan masuk, kapan harus mengambil profit, maupun stop loss agar dapat melakukan money management dengan baik. Jika tidak memiliki stop loss, bisa saj trader akan “nyangkut” untuk periode yang cukup lama.

    Titik support dan resistance adalah titik harga dimana apabila suatu saham turun maka diharapkan rebound pada titik support, sedangkan titik resistance ialah harga dimana suatu saham akan tertahan dan memiliki kecenderungan untuk turun. Titik support biasanya digunakan untuk entry dalam suatu saham, kalau titik resistance digunakan untuk profit taking. Penulis sendiri menggunakan analisa ini untuk trading di futures market 🀭😁

    Ada beberapa cara yang umumnya digunakan untuk menentukan titik support maupun resistance, yaitu fibonacci retracement, moving average. Cara fibonacci yaitu menentukan harga tertinggi dan terendah suatu saham pada periode tertentu, kemudian ditatik garis yang akan menentukan titik support dan resistance-nya. Moving average (MA) ditentukan dengan rata-rata pergerakan harga saham pada periode tertentu. Ada beberapa moving average yang lzim digunakan untuk trader jangka pendek, yaitu MA5, MA10, dan MA20. Berikut contoh moving average saham PTBA

    MA5 dapat diartikan pergerakan rata-rata harga saham pada jangka waktu 5 hari. Begitu juga dengan MA10 maupun MA20. Namun untuk jangk pendek tidak dapat digunakan dasar bahwa saham tersebut sedang dalam trend bearish atau bulish. Untuk itu kita dapat menggunakan rentang waktu yang lebih panjang seperti MA120 dan MA200.

    Indikator umum yang sering digunakan dalam technical analysis yaitu volume, dana asing, net foreign inflow or outflow, foreign strength, consensus, Relative Strength Index (RSI), Stochastic Oscillator, moving average convergence divergence (MACD). Semua hal ini akan kita bahas pada post berikutnya yaa, terima kasih! πŸ“ˆ

    Investasi (bukan main) Saham: pengenalan.

    Hey guys, ada yang tau tentang saham ga? iya, yang jual belinya di bursa efek itu, yang menandakan bahwa kita pemilik perusahaan. Nah, pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang saham untuk pemula secara singkat πŸ€‘

    Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang menjanjikan return lebih tinggi dibandingkan instrumen lain seperti deposito dan obligasi. Namun demikian, saham juga memiliki risiko yang sama dengan return-nya, seperti kata orang, “high risk high return“.

    Keuntungan berinvestasi pada saham:

    1. Dividen

    Dividen adalah pembagian laba bersih perusahaan kepada seluruh pemegang sahamnya. Jumlahnya tergantung pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ada perusahaan yang rutin setiap tahun membagikan dividen, tetapi ada juga yang tidak. Dividen ada 2 macam, yang pertama dividen tunai, dan yang kedua dividen saham, artinya saham kamu akan bertambah.

    2 Capital gain

    Capital gain adalah keuntungan atas selisih harga beli dan harga pasar saham. Misalnya saat kamu beli saham perusahaan A harganya Rp1.000 per lembar, namun saat ini harganya Rp1.300 per lembar. Artinya kamu mendapat capital gain Rp300.

    Untuk kamu yang awam dan pemula di dunia saham, sebaiknya anda belajar terlebih dahulu sebelum memulai investasi saham. Berikut tips dari saya:

    1. tujuan investasi

    Tetapkan tujuan investasi kamu diawal. Misalnya, saya mau investasi di saham untuk membeli rumah, atau untuk dana wisuda, atau untuk menikah, atau yang lainnya. yang terpenting adalah jangka waktunya lebih dari satu tahun agar return yang dihasilkan optimal dan maksimal.

    2. profil risiko

    Setiap orang berbeda-beda profil risikonya. Ada yang berani, ada yang nekat, ada yang hati-hati, ada yang konservatif. Kamu harus menentukan karakter kamu yang mana, apakah berani ambil risiko dengan harapan mendapatkan return yang lebih tinggi atau bermain “aman” dengan return yang tidak terlalu besar.

    3. ketahui waktu yang tepat untuk membeli dan menjual

    Untuk mengetahui kapan kamu membeli atau menjual saham, ada 2 analisa yang biasanya digunakan, yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental. Biasanya, seorang investor akan memilih untuk analisa fundamental meskipun harga saham suatu perusahaan kecenderungannya sedang uptrend, sideways, atau downtrend. Sedangkan untuk para trader biasanya menyukai analisa teknikal. Apa perbedaannya? Nanti kita bahas pada tulisan yang berbeda πŸ˜‰

    4. jumlah investasi dan money management

    Sebenarnya jumlah investasi yang akan kamu gunakan di saham relatively berbeda untuk setiap orang. Namun, ada baiknya setiap berkala ditabung ke saham yang kamu miliki meskipun harganya saat itu lebih tinggi dari harga yang kamu miliki atau sebaliknya. Misalnya setiap bulan kamu akan membeli saham emiten ABCD 10 lot. Kalau harga saat itu lebih tinggi dari harga yang kamu miliki, berarti kamu akan averaging up, sebaliknya yaitu averaging down.

    Contoh, jika kamu mempunyai uang 50 juta untuk invest di saham, sebaiknya dibeli secara bertahap alias tidak serta merta semua uang kamu dibelikan saham. Misal 30% atau sekitar 15 juta. Apabila harganya turun kamu masih bisa averaging down alias membeli di harga bawah. Hal ini dilakukan agar kamu masih memiliki “senjata” apabila harganya turun. Untuk money management dan strategi dalam investasi saham akan kita bahas pada post berbeda ya πŸ˜—

    Demikian tulisan singkat mengenai saham, nantikan post berikutnya ya!

    ♦️Ciao♦️