Investasi (bukan main) Saham: pengenalan.

Hey guys, ada yang tau tentang saham ga? iya, yang jual belinya di bursa efek itu, yang menandakan bahwa kita pemilik perusahaan. Nah, pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang saham untuk pemula secara singkat 🤑

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang menjanjikan return lebih tinggi dibandingkan instrumen lain seperti deposito dan obligasi. Namun demikian, saham juga memiliki risiko yang sama dengan return-nya, seperti kata orang, “high risk high return“.

Keuntungan berinvestasi pada saham:

1. Dividen

Dividen adalah pembagian laba bersih perusahaan kepada seluruh pemegang sahamnya. Jumlahnya tergantung pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ada perusahaan yang rutin setiap tahun membagikan dividen, tetapi ada juga yang tidak. Dividen ada 2 macam, yang pertama dividen tunai, dan yang kedua dividen saham, artinya saham kamu akan bertambah.

2 Capital gain

Capital gain adalah keuntungan atas selisih harga beli dan harga pasar saham. Misalnya saat kamu beli saham perusahaan A harganya Rp1.000 per lembar, namun saat ini harganya Rp1.300 per lembar. Artinya kamu mendapat capital gain Rp300.

Untuk kamu yang awam dan pemula di dunia saham, sebaiknya anda belajar terlebih dahulu sebelum memulai investasi saham. Berikut tips dari saya:

1. tujuan investasi

Tetapkan tujuan investasi kamu diawal. Misalnya, saya mau investasi di saham untuk membeli rumah, atau untuk dana wisuda, atau untuk menikah, atau yang lainnya. yang terpenting adalah jangka waktunya lebih dari satu tahun agar return yang dihasilkan optimal dan maksimal.

2. profil risiko

Setiap orang berbeda-beda profil risikonya. Ada yang berani, ada yang nekat, ada yang hati-hati, ada yang konservatif. Kamu harus menentukan karakter kamu yang mana, apakah berani ambil risiko dengan harapan mendapatkan return yang lebih tinggi atau bermain “aman” dengan return yang tidak terlalu besar.

3. ketahui waktu yang tepat untuk membeli dan menjual

Untuk mengetahui kapan kamu membeli atau menjual saham, ada 2 analisa yang biasanya digunakan, yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental. Biasanya, seorang investor akan memilih untuk analisa fundamental meskipun harga saham suatu perusahaan kecenderungannya sedang uptrend, sideways, atau downtrend. Sedangkan untuk para trader biasanya menyukai analisa teknikal. Apa perbedaannya? Nanti kita bahas pada tulisan yang berbeda 😉

4. jumlah investasi dan money management

Sebenarnya jumlah investasi yang akan kamu gunakan di saham relatively berbeda untuk setiap orang. Namun, ada baiknya setiap berkala ditabung ke saham yang kamu miliki meskipun harganya saat itu lebih tinggi dari harga yang kamu miliki atau sebaliknya. Misalnya setiap bulan kamu akan membeli saham emiten ABCD 10 lot. Kalau harga saat itu lebih tinggi dari harga yang kamu miliki, berarti kamu akan averaging up, sebaliknya yaitu averaging down.

Contoh, jika kamu mempunyai uang 50 juta untuk invest di saham, sebaiknya dibeli secara bertahap alias tidak serta merta semua uang kamu dibelikan saham. Misal 30% atau sekitar 15 juta. Apabila harganya turun kamu masih bisa averaging down alias membeli di harga bawah. Hal ini dilakukan agar kamu masih memiliki “senjata” apabila harganya turun. Untuk money management dan strategi dalam investasi saham akan kita bahas pada post berbeda ya 😗

Demikian tulisan singkat mengenai saham, nantikan post berikutnya ya!

♦️Ciao♦️

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: